PESAN YANG SAMA DALAM KITAB YANG BERBEDA.



Bismillahirrahmanirrahim...
Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan banyak nikmat dan rahmat sehingga kita dapat melakukan aktivitas dengan teang dan tentram, solawat dan salam semoga senantiasa tercurah keharibaan junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing dan menuntun kita kejalan yang benar dan dalam naungan ridha Allah SWT.
Islam adalah salah satu agama samawi yang telah diturunkan oleh Allah SWT untuk membimbing manusia di dunia ini,sebagai agama samawi Islam membawa pesan yang sama dengan agama-agama yang telah turun sebelumnya, yaitu meng-Esakan Allah sebagai tuhan semesta alam yang maha pengasih dan penyayang. Kesamaan risalah tersebut telah dibawa setiap Rasul yang diutus dimuka bumi ini, para Rasul pembawa risalah telah menyampaikan apa yang diwahyukan Allah SWT kepada mereka, tidak ada pesan yang diselewengkan dan dirubah karena mereka adalah manusia-manusia pilihan yang suci dan dijaga tuhanya. Oleh karena itu tidak ada satu agamapun yang memerintahkan untuk mengsekutukan Allah SWT dan menyembah selainya.
Namun manusia dengan akal dan nafsu mampu merubah apa yang telah ditetapkan menurut apa yang mereka inginkan, sehingga kemurnian risalah yang telah diturunkan terkontaminasi dengan kehendak nafsu manusia. Seperti munculnya faham trinitas dalam agama kristen dan bentuk penyukutuan yang lain. Islam sebagai agama terakhir yang diturunkan dan dibawa Nabi terakhir adalah risalah yang telah disempurnakan dan dijaga kemurnianya oleh Allah SWT. Sehingga penyelewengan dan usaha untuk merubah apa yang terkandung didalamnya tidak mungkin terjadi, karena jaminan Allah terhadap risalah tersebut.
Al-Quran sebagai risalah terakhir dan sumber utama ajaran agama Islam menjadi bahan kajian dari masa-kemasa. Para ulama mengkaji Al-Quran dari semua aspek yang terkandung didalamnya, sehingga banyak cabang Ilmu muncul dari kajian yang mereka lakukan. Sperti ilmu tata bahasa, tauhid, tafsir, usulul fiqh, fiqh dan sebagainya.
Berkembangnya masa tidak menjadi alasan bahwa Al-Quran adalah kemunduran, ilmu penegtahuan yang terkandung didalam Al-Quran selalau up date dengan perekembangan zaman, dan bahkan melewati jangkaun ilmu penegetahuan yang sekarang ini berkembang. Oleh karena itu Al-Quran senantiasa menjadi kajian dari semua generasi, semakin dalam mengkaji maka akan mengetahui bahwa Al-Quran bukanlah kitab suci sebagaimana kitab-kitab yang ada sebelumnya.
Semoga kita senantiasa mendapat taufiq dan rahamat Allah sehingga dapat mengkaji kitab sucinya dengan kebeningan dan kesucian hati sehingga mendapat kefahaman  yang benarterhadappesan-pesan Allah SWT.
Wallahua'lam...
 
Malang, 24-11-2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kekuatan Kata

Belajar Dari Sosok Kh. Abdul Hannan Ma’sum

Kaum Sarungan Sebagai Agent Of Peace (Refleksi 10 November)